Follow This Blog

Desain Rumah Bambu

Bambu adalah bahan bangunan yang dapat diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Dari sekitar 1.250 jenis bambu di dunia, 140 jenis atau 11% nya adalah spesies asli Indonesia. di Indonesia sudah lama memanfaatkan bambu untuk bangunan rumah, perabotan, alat pertanian, kerajinan, alat musik, dan makanan. Namun, bambu belum menjadi prioritas pengembangan dan masih dilihat sebagai "bahan milik kaum miskin yang cepat rusak"..

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

dunia ini bagai selembar kertas putih, memerlukan warna-warni yang indah.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Interior. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Interior. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2011

Mempercantik Rumah Dengan Dana Minimalis

Memiliki rumah yang rapih, indah  dan sehat adalah dambaan setiap orang, siapapun pasti mengidam-idamkannya. Sekalipun untuk mewujudkannya kita harus mengocek kantong cukup dalam. Apalagi buat mereka yang memiliki dana yang lebih untuk merenovasi rumah, namun bagaimana untuk yang mereka yang memiliki dana minim? Apakah mereka tidak bisa menciptakan rumah yang rapih, indah dan sehat?.

Jagan berkecil hati dulu,bagi anda yang memiliki rumah minimalis dan juga tidak ingin mengocek uang dalam-dalam untuk menciptakan rumah idaman, anda perlu melakukan beberapa tips yang membuat rumah kian cantik dibawah ini dengan dana yang minim.

Bersihkan Rumah secara teratur

 Jangan pernah malas membersihkan rumah seperti menyapu, mengepel, megelap kaca.  Meskipun dirumah ada pembantu, namun kita harus rajin juga membereskan segala sesuatunya sendiri. Jangan sampai ada kotoan dan debu yang masuk kedalam rumah.
Rumah yang kotor sangat rentan terhadap penyakit, khususnya untuk keluarga yang memiliiki bayi, pasti sangat amat repot.

Hiasan Dinding
Meskipun ruagan anda minimalis,jangan khawatir untuk memajang hiasan dinding favorit anda. Namun alakah baiknya juga jika disesuaikan dengan kondisi ruangan pada rumah anda. Jika anda mimiliki rumah yang tidak terlalu besar anda cukup memajang hiasan berupa vas bunga ataupun hiasan dinding yang sederhana namun terlihat cantik jika dipandang.

Tanaman Hias
Bagi anda yang sangat senang dengan tanaman hias, tidak perlu berkecil hati jika tidak memiliki halaman yang luas. Anda juga bisa menempatkan tanaman hias pada pot kecil, sedang maupun besar. Tanaman ini biasa diletakan diruang tamu. Bisa juga diletakan diteras halaman rumah.
Pilihlah tanamanan yang anda sukai, serta menarik untuk tampilan ruangan anda nantinya. Jika anda menyukai bunga mawar ataupun bunga anggrek, anda bisa letakan diteras rumah. Dan tanaman hias lainnya.

Memilih Sofa
Pilihlah sofa yang sesuai dengan karakter rumah dan nuansa yang akan anda tuangkan, jika anda lebih memilih bangku dengan unsur alam seperti bangku yang terbuat dari bambu contohnya, hal ini juga cukup menarik untuk dihadirkan di ruang tamu, Harganyapun terjangkau dibandingkan sofa. Namun semua itu balik lagi pada selera anda dan budget yang anda miliki pastinya.

Pajangan Rumah
Pajangan rumah yang diletakan diatas meja ataupun di dalam lemari kaca juga akan mempercantik rumah anda dengan sentuhan pajangan yang anda suka. Coba saja untuk memajang patung ataupun bingkai duduk, maupun guci- guci cantik.

Letakan barang kecil pada satu tempat
Biasanya barang-barang kecil yang sulit dijangkau apabila kita lupa meletakannya, akan mudah hilang alias raip entah kemana. Oleh sebab itu baiknya untuk meletakan barang-barang pada suatu tempat khusus.

Mudahkan memperoleh cara untuk menghias rumah agar senantiasa indah. Idak perlu mengeluarkan budget yang mahal  untuk mempercantiknya. Semoga beberapa tips diatas bisa bermanfaat untuk anda.

Sabtu, 19 Maret 2011

Minimalis, Apakah Cocok dengan Kepribadian Anda

Apakah Anda seorang yang cocok punya rumah bergaya minimalis? Cobalah cek di kamar tidur atau di ruang tamu Anda. Berapa banyak barang yang tidak esensial di situ? Kalau ada banyak foto, ada banyak hiasan, ada banyak sovenir yang Anda pajang, mungkin Anda tidak cocok dengan gaya rumah minimalis.
Cek juga meja makan Anda: apakah Anda biasa membiarkan makanan dan jajanan ada di atas meja makan sepanjang waktu? Atau, Anda lebih suka meja makan yang kosong bersih tanpa taplak meja dan hanya tersedia makanan di saat makan. Selesai makan, semua dibersihkan. Hmm, mungkin Anda cocok punya rumah minimalis. 
Tetapi, kalau Anda seorang kolektor barang Antik. Jangan paksakan membuat rumah minimalis.

Lebih daripada sekedar gaya atau model rumah, minimalis semestinya mencerminkan filosofi hidup Anda dan keluarga. Kalau tidak, konsep minimalis bukanlah konsep yang tepat untuk rumah Anda. Pertanyaannya: filosofi hidup macam apa yang cocok dengan konsep minimalis?
1. Anda lebih mementingkan yang esensial, yang mendasar, daripada segala ornamen atau hiasan. Bahasa lainnya: ambil yang penting saja, fungsional. Kalau itu bukan hal penting, boleh dibuang atau disingkirkan. Penerapannya dalam desain minimalis, misalnya di ruang duduk: sofa, coffee table, credensa mungkin sudah cukup. Ornamen ukiran tidak esensial untuk seorang yang bergaya minimalis. Dekorasi rumah seperti lukisan, vas bunga, dipilih sesedikit mungkin. Dan diletakkan sebagai aksen agar rumah tidak membosankan. Tetapi juga tidak penuh dengan barang. Di atas meja mungkin sebuah vas bunga yang simple sudah cukup. Di dinding, satu dua lukisan dan foto barangkali sudah lebih dari cukup.
2. Anda lebih mementingkan kualitas dari pada kuantitas. Sedikit tapi bermutu. Diterapkan dalam desain berarti: daripada banyak barang, desain minimalis hanya mengambil yang sungguh berguna dan disuka. Ruang banyak dibiarkan lega sebagai bagian dari interior itu sendiri. List plafon tidak diperlukan. Apalagi yang berukir-ukir dihindari. Justru pertemuan antara plafon dan dinding yang dibuat sangat rapi lebih diutamakan.
3. Anda menyukai kebersihan. Anda tidak biasa melihat meja makan yang penuh dengan makanan dan piring sepanjang waktu. Anda tidak bisa membiarkan kitchen set Anda penuh dengan piring kotor. Anda tidak bisa membiarkan tempat tidur yang berantakan ketika tidak dipakai. Anda tidak nyaman berada pada kamar mandi yang basah sepanjang waktu. Diterapkan dalam desain: berarti Anda ingin membuat semua sudut di ruangan/ atau dirumah mudah dibersihkan. Tidak ada permukaan yang sulit dijangkau untuk dibersihkan.

Jumat, 11 Maret 2011

Patio, Taman Di Dalam Rumah

Gelap,pengap,lembab, sumpek akan terasa bila rumah kita tidak memiliki bukaan yang memadai. Bila lubang angina, jendela dan pintu dirasa belum mencukupi kebutuhan penghawaan dan pencahayaan yang baik,bisa dibuat ruang dengan bukaan di bagian atap di rumah. Ruang ini biasa disebut patio, yang diletakkan di tengah, pinggir, atau belakang rumah.

1. Patio dapat ditata menjadi taman yang dipenuhi tanaman, atau menjadi taman kering dengan batu-batuan sebagai elemen pengisinya.
2. Pilih tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak sinar matahari dan mudah perawatan. Misalnya anthurium, palem, pandan bali,dll.
3. Beberapa tanaman dalam pot yang disusun sedemikian rupa berdasarkan komposisi dan peletakan yang tepat, bisa jadi pilihan pengisi patio
4. Selain ditanami tumbuh-tumbuhan, patio juga dapat dihiasi berbagai macam batu alam seperti batu paras,koral dan batu candi.
5. Untuk menciptakan kesegaran dan kesejukan, tambahkan elemen air berupa kolam dan pancuran.
6. Bila memang tidak memungkinkan menanam tanaman hidup di patio, bisa diletakkan tanaman artificial
7. Agar rumah tetap mendapat pencahayaan yang baik namun tidak terkena hujan, beri tudung atap yang terbuat dari bahan transparan atau genteng kaca.
8. Bisa juga dengan membiarkan atap terbuka namun dipasangi teralis yang permanent atau dibuka tutup dengan engsel. Lapisi lagi dengan kawat nyamuk untuk mencegah masuknya nyamuk sekaligus memecah curahan air hujan.


Kamis, 03 Februari 2011

Memilih Pintu Kamar Mandi yang Tepat

MENGACU pada cara pakai dan kondisinya, kamar mandi dapat dibagi dalam dua kategori, yaitu kamar mandi kering dan kamar mandi basah. Selain itu, juga umum dibuat kamar mandi bergandengan dengan WC dalam satu areal (ruang) demi alasan kepraktisan, efisiensi, ataupun lantaran keterbatasan lahan.

ADA rumah mewah dengan lahan yang luas, masalah kepraktisan dan efisiensilah satu-satunya alasan disatukannya kamar mandi dan WC. Adapun pada rumah kelas menengah-bawah masalah keterbatasan ruang mendominasi alasan penyatuan kamar mandi dan WC.

Bagi sebagian masyarakat perkotaan ada “dalil” lain lagi, yakni ruang sempit di bagian bawah tangga peruntukannya hanya (mutlak) untuk kamar mandi/WC.

Kamar mandi kering dirancang untuk pola mandi yang bernuansa eksklusif. Di dalam zona pribadi ini biasanya tersedia bathtub, wastafel (dilengkapi meja rias), kloset duduk, dan berbagai aksesori modern lainnya. Sesuai dengan namanya, dalam sebuah kamar mandi kering tidak akan ditemui ceceran atau genangan air di permukaan lantainya karena pola mandi yang dilakukan adalah berendam di dalam bathtub. Meskipun tak jarang di dalam kamar mandi kering masih dilengkapi dengan ruang shower.

Kamar mandi basah lebih akseptabel terhadap pola mandi apa pun, baik itu cara mandi “byar-byur” memakai gayung ataupun yang menggunakan selang shower.

• Pintu panel kayu

Pola mandi pada kamar mandi basah membawa persoalan tersendiri, terutama pada perawatan daun pintu dan kusen kamar mandi yang terbuat dari bahan kayu.

Oleh karena air bercipratan ke mana-mana tentu saja pintu kamar mandi tak luput dari guyuran air setiap harinya. Siraman air yang terus-menerus sudah pasti akan merusak daun pintu, menyebabkan lapuk dan rusak.

Memang benar lapisan cat, duco, melamin, ataupun pelitur dapat melindungi pintu panel kamar mandi dari guyuran air, namun itu hanya bersifat sementara. Secara perlahan tapi pasti pintu panel dan pasangan kusennya akan melapuk dan hancur. Biasanya diawali dari bagian bawah sebagai tempat paling lama mengalami kebasahan (tempat mengumpulnya tetesan air).

Jika sudah demikian, tak ada jalan lain kecuali mengganti pintu panel dan kusennya dengan yang baru. Menggantinya dengan pintu panel dan kusen yang terbuat dari bahan kayu lagi? Melakukan kesalahan yang sama lagi?

Dapat dikatakan pintu panel kayu bukan material yang ideal untuk pintu kamar mandi/WC basah.

• Pintu panel aluminium

Ada beberapa macam material atau bahan dasar dalam pembuatan pintu panel yang tahan air (water resistant), salah satu di antaranya adalah aluminium. Selain tahan terhadap air, aluminium juga merupakan material yang antikorosi (karat). Memiliki dua macam warna dasar utama (coklat dan kelabu), aluminium dapat dibuat menjadi pintu panel dan kusen dengan sistem rakitan yang praktis.

Meskipun pintu panel aluminium dapat didesain dengan berbagai model, namun sayang kesan yang ditampilkan material ini kaku dan membosankan, dan juga sering kali tidak selaras dengan tema rumah- rumah di kawasan tropis yang banyak menggunakan kayu.

Kelemahan lain dari pintu aluminium adalah kekokohannya yang mudah berubah akibat keliman yang lepas atau mengendor dan juga suara berisik yang kadang ditimbulkan saat buka-tutup jika presisi pintu berubah.

• Pintu panel vinil

Pintu panel vinil adalah pintu yang keseluruhan body-nya dari bahan vinil, semacam plastik/ PVC, yang diproduksi dengan sistem moulding. Dengan rancangan “penulangan” yang berongga-rongga, pintu ini lumayan kuat dan dijamin tahan air.

Adapun untuk memberi tampilan yang lebih artistik dan variatif, kedua permukaan (cover) daun pintu dapat ditambahkan lapisan lembaran tipis serupa tacon yang dilekatkan dengan teknik pengeleman.

Dibandingkan dengan pintu kayu dan pintu aluminium, pintu panel vinil lebih elegan dan eksklusif. Maka, pintu panel vinil pun kini marak digunakan pada berbagai bangunan, seperti rumah tinggal, hotel, apartemen, rumah sakit, dan bangunan komersial lainnya.

Pun dapat dipilih berbagai tampilan daun pintu yang sesuai dengan selera dan warna yang diinginkan, misalnya motif urat kayu, polos ataupun motif tekstur lainnya. Baik yang permukaannya mengilap serupa sentuhan melamin maupun yang mat (dof).

Selain itu, meskipun pintu jenis ini menggunakan sistem penulangan berongga, masih dapat ditanamkan kunci khusus toilet yang berbentuk bulat dan engsel pintu (yang juga terbuat dari bahan vinil) setelah terlebih dulu diberi bantuan sisipan kayu di dalam rongganya.

Pintu panel vinil ini yang sudah umum digunakan di luar negeri tidak hanya ditempatkan di kamar mandi/WC melainkan dapat pula dipasang pada kamar tidur, ruang baca, dapur dan berbagai ruang lainnya.

Harganya pun relatif murah sebab tidak lagi memerlukan finishing seperti pada pintu panel kayu yang masih harus dimelamin atau diduco, yang biayanya tentu tidak kecil. Dan juga perawatannya sangat mudah karena tinggal mengelap.

Adapun kelemahan dari pintu vinil ini adalah lapisan cover pintu panel yang hanya rekatan di kedua permukaannya, yang semula dimaksudkan untuk mengoptimalkan keindahan penampilan pintu tersebut. Apabila lapisan tersebut sobek atau “terluka”, cipratan air akan merembes ke bawah lapisan dan merusak lem perekat di bawahnya yang pada akhirnya mengakibatkan lepasnya lembar pelapis.

Kekurangan utama lainnya adalah ketidakmampuan pintu panel ini menahan terpaan terik sinar Matahari. Meskipun pintu vinil ini boleh dipasangkan pada berbagai ruang selain kamar mandi/WC, sebaiknya pemasangannya hanya pada areal interior saja yang tidak berhubungan langsung dengan sinar Matahari. Selain dapat mengakibatkan perubahan bentuk (melendut dan terpuntir), sinar Matahari dapat memudarkan warna lapisan cover-nya yang memang tidak seawet warna cat atau warna aluminium yang sangat permanen.

Apa pun yang akan dipilih, sebaiknya tidak membiarkan begitu saja kusen (kayu) pintu kamar mandi yang rusak. Mengganti sebagian kaki kusen dengan cara “mengamputasi” tidak sekali-kali dibenarkan oleh aturan fengsui karena dapat mengundang berbagai malapetaka.

Yoppy OL, Pemerhati Rumah

Tips Mendesain Kamar Tidur

Ada 15 poin yang harus diperhatikan sebelum merancang kamar tidur. Menerapkan ke-15 hal berikut ini, berarti mendapatkan kamar tidur yang sesuai dengan kebutuhan, selera dan bujet Anda.

Saat kita membangun atau merenovasi rumah, salah satu ruang yang biasanya menjadi fokus utama dalam perencanaan adalah kamar tidur. Alasannya mudah dirunut. Kamar tidur merupakan ruang pribadi dimana kita beristirahat dan seringkali juga untuk bekerja dan bersantai. Sebagian orang bahkan suka menghabiskan sebagian besar waktunya di kamar.

Sebagai area privat, kebutuhan dan desain kamar tidur pun menjadi personal. Selain fungsi standar kamar tidur, selera pribadi juga menjadi penting di sini. Namun, desain yang personal pun memerlukan batasan dan pertimbangan sebagai pedoman dalam merancang kamar tidur yang baik dan nyaman.

Bila memungkinkan, mulailah proses merancang ini dari nol. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menambah atau mengubah desain suatu saat nanti, karena kebutuhan dan tema sudah Anda tetapkan sejak awal.

Untuk merancang kamar tidur yang nyaman dan sesuai dengan pribadi Anda, ada baiknya Anda perhatikan 15 hal berikut.

1.
Gaya/langgam desain. Hal yang akan menjadi dasar dalam mengembangkan ide dalam mendekor, antara lain dari gayanya. Apakah itu gaya neoklasik, modern minimalis, pop-retro atau eklektik. Tentukan gaya yang Anda pilih dari awal.

2. Warna tema. Warna favorit biasanya menjadi pilihan, terutama pada kamar lajang atau remaja. Warna yang dipilih tidak harus satu. Untuk memperkaya tekstur, warna-warna monokromatis atau warna aksen yang kontras dapat menjadi alternatif.

3. Pencahayaan. Baik pencahayaan alami (sinar matahari), buatan maupun special lighting dapat diperhitungkan sejak awal. Efek pencahayaan ini yang akan memberi “jiwa” pada interior.

4. Lantai. Setelah menentukan konsep dan suasana, perencanaan beranjak pada material finishing. Mulailah dari menentukan jenis lantai. Untuk suasana hangat, kamar tidur biasanya memakai lantai kayu (parquet). Namun keramik atau granit tile pun memberikan ragam pilihan yang luas untuk corak dan warna.

5. Dinding. Untuk kesan mewah dapat menggunakan wallpaper dengan pilihan warna, motif dan tekstur yang kaya. Warna tema yang sudah Anda tentukan akan mempengaruhi hal ini.

6. Finishing furnitur. Pilihan jenis finishing ini juga terkait dengan tema dan suasana yang Anda inginkan. Bila Anda suka tampilan serat kayu, teknik semprot melamik atau lapisan HPL motif kayu bisa dipilih. Untuk kesan lebih modern dan pop, cat duko untuk perabot kayu dapat menjawabnya.

7. Jenis aktivitas. Terjemahkan irama hidup sehari-hari Anda menjadi bentuk aktivitas yang akan Anda lakukan di kamar ini. Tentu saja, sesuai dengan dimensi ruang yang ada. Setelah itu, Anda bisa mulai mencatat kebutuhan furniturnya.

8. Ukuran furnitur. Saat menentukan furnitur kamar, jangan terburu-buru memilih sesuatu hanya karena Anda suka. Perhatikan ukurannya. Ukur benar-benar ruangan Anda dan sesuaikan dengan proporsi perabot yang Anda butuhkan.

9. Sirkulasi. Jangan lupa perhitungkan ruang gerak dan ruang beraktivitas dengan adanya perabot-perabot di dalam kamar.

10. Posisi stop kontak dan saklar. Usahakan agar benda-benda bertenaga listrik berada pada sisi yang sama dengan stop kontak. Bila tidak memungkinkan, rancanglah sistem pengkabelan yang rapi dan aman dari jangkauan.

11. Benda dekoratif. Sediakan tempat di dinding atau di pojok ruangan untuk memajang hiasan berharga. Lengkapi dengan spot light untuk “mengangkat” kehadirannya.

12. Wallpaper cantik. Hiasan dekoratif tidak harus berupa sepotong karya seni atau sebuah gambar dalam bingkai. Satu bidang dinding dengan wallpaper cantik yang eye-catching pun dapat menjadi elemen dekorasi di kamar Anda.

13. Bukaan. Kamar yang sehat adalah kamar yang memiliki bukaan cukup untuk memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dan pasokan sinar matahari. Hal ini seharusnya direncanakan sejak awal pembangunan rumah.

14. Material nontoxic. Gunakan material yang aman dan nontoxic. Seperti misalnya, penggunaan cat dinding yang water based. Selain lebih aman, juga lebih ramah lingkungan daripada produksolvent based.

15. Selesaikan di Workshop. Material pelapis perabot, bila ia menggunakan teknik semprot, pastikan proses ini diselesaikan di workshop dan sudah benar-benar kering saat dipasang di rumah Anda.


Sumber : http://www.yauis.com/article/i/42

Sabtu, 28 Agustus 2010

Ruang baca dan perpustakaan pribadi


Perpustakaan pribadi di dalam rumah akan menjadi nilai tambah bagi rumah dan tentunya membuat tamu dan penghuni rumah lebih betah berlama-lama di rumah. Posisi perpustakaan pribadi dalam rumah biasanya berada di dekat ruang tamu atau dekat dengan rumah tidur. Bagi mereka yang senang berbagi koleksi bukunya dengan tamu akan memilih lokasi yang dekat dengan ruang tamu, sementara mereka yang cenderung lebih menyukai privasi akan memilih perpustakaan yang dekat dengan kamar tidur utama.

Pembangunan perpustakaan pribadi juga hendaknya memperhatikan beberapa hal penting seputar fungsionalitas perpustakaan dan bagaimana menjaga koleksi buku agar awet dan tahan lama. Berikut beberapa tips seputar pembangunan perpustakaan pribadi dalam rumah:

Jauh dari dapur, lokasi perpustakaan sebaiknya jauh dari dapur. Lokasi yang jauh dari dapur untuk mencegah asap dari dapur dan membuat suasana perpustakaan menjadi sumpek dan pengap.

Jauh dari kamar mandi, udara lembab yang berasal dari kamar mandi sebaiknya dihindari. Udara lembab dapat merusak buku dan menyebabkan buku lapuk.

Hindari sinar matahari langsung, perpustakaan sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung. Sinar matahari langsung dapat membuat halaman buku menjadi kuning dan rusak.

Perhatikan sirkulasi udara, untuk mencegah udara dalam perpustakaan menjadi lembab maka sirkulasi udara masuk dan keluar dalam perpustakaan harus diperhatikan. Posisi jendela dan penggunaan AC (air conditioner) dapat membantu mengurangi kelembaban dan mengatur sirkulasi udara dalam perpustakaan

Awasi rayap dan hama, gunakan obat anti rayap pada rak kayu dan jangan biarkan ruang kosong antar buku. Hal ini untuk menghindari rayap dan tikus atau hama lain yang dapat bersembunyi di perpustakaan anda.

Bersihkan dari debu, selalu rutin bersihkan perpustakaan pribadi anda dari debu dengan kemoceng atau vacuum cleaner.

Jumat, 16 April 2010

Sejuk Tanpa AC


















Bukan hal yang mustahil menciptakan rumah sejuk tanpa AC. Lebih hemat listrik dan ramah lingkungan. Simak beberapa kiatnya di sini.
Iklim tropis Indonesia yang cenderung panas, terlebih lagi di area perkotaan, membuat Air Conditioner (AC) menjadi kebutuhan. Rasanya mustahil memiliki rumah tinggal yang sejuk dan nyaman, tanpa kehadirannya. Dengan berkembangnya isu lingkungan, seperti pemanasan global, pemakaian AC pun menjadi salah satu yang memberi dampak negatif. Terutama dalam hal penggunaan energi listrik. Mengapa tidak mulai sekarang kita kurangi bahkan hilangkan sama sekali penggunaan AC. Tips untuk membuat rumah sejuk tanpa AC, sebagai berikut:. Maksimalkan bukaan dan ventilasi, untuk menciptakan rumah yang nyaman, sejuk, sekaligus sehat, aliran sirkulasi udara yang baik menjadi syarat mutlak. Sirkulasi udara yang seperti itu bisa didapat dengan menyediakan bukaan atau ventilasi yang cukup. Sehingga aliran udara masuk dan keluar, seimbang. Minimalkan masuknya cahaya matahari siang Di siang hari, saat matahari bersinar sangat terik, usahakan tidak terlalu banyak cahaya yang masuk. Pasalnya, cahaya matahari siang bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan suhu ruangan. Salah satu caranya, lengkapi jendela dengan window shade. Window shade akan membantu mengurangi jumlah cahaya yang masuk. Sehingga dapat meminimalisasi meningkatnya suhu ruangan. Jarak plafon dengan lantai cukup tinggi Jarak ideal plafon dan lantai adalah 2,75m-4m. Bahkan ada pula beberapa hunian meninggikan plafon hingga 6m, pada beberapa ruangan. Hal ini disebabkan, ketinggian plafon memberikan ruang yang cukup untuk perputaran dan pertukaran udara. Selain itu, ia juga bisa mengurangi panas ruangan, yang diakibatkan mengalirnya endapan panas dari ruang bawah atap ke dalam ruangan. Gunakan material atap yang memantulkan panas Panas yang ditimbulkan dari masuknya cahaya matahari, bukan hanya dari jendela, juga atap. Oleh sebab itu, pilih material atap yang dapat memantulkan panas. Genteng keramik misalnya. Atau bisa juga menambahkan material insulasi pemantul dan peredam panas. Buat kolam atau taman di area dalam rumah (innercourt) Kolam dan taman dapat membantu menurunkan suhu ruangan. Agar tidak membuat udara dalam ruangan menjadi lembap, usahakan tetap ada sinar matahari yang masuk ke dalam innercourt. Salah satu caranya dengan memberi bukaan yang cukup di bagian atap, misalnya. Dengan demikian tetap terjadi pertukaran udara yang baik, dari dalam ke luar dan sebaliknya.

Kamis, 15 April 2010

Tips Merancang Rumah Minimalis













Rumah minimalis sangat diminati oleh masyarakat yang serba praktis sekarang ini. Bagaimana cara memilih furniture dan aksesori yang tepat untuk rumah minimalis Anda?
Mempertahankan unsur praktis dan fungsional menjadi kunci dasar dalam mendandani rumah minimalis.
Pemilihan bahan yang tepat dapat mengentalkan konsep minimalis yang ingin dihadirkan. Furniture kaca misalnya yang dipadu dengan aluminium atau besi tempa termasuk jenis furniture yang banyak digunakan. Selain bentuknya yang simpel, perawatannya pun relatif mudah dilakukan.
Gorden pun mampu mendukung kesan yang ingin ditampilkan dalam ruangan. Dengan jenis roman blind, misalnya yang bersifat ringan sekaligus mampu memberi kesan dinamis dalam ruangan yang minimalis.
Desain dengan presisi yang tegas juga menjadi ciri khas pada arsitektur maupun furniture minimalis. Oleh karena itu, pilih meja atau kursi yang memiliki desain sederhana, sedikit, atau tanpa ornament. Dengan ornament yang minim tersebut, dapat memudahkan perawatan dan ruangan terksesan lebih lega sehingga cocok bila diterapkan pada rumah minimalis yang mungil.
Pemilihan warna dan corak pun harus diperlihatkan dengan cermat, di mana corak bunga-bunga atau warna-warni yang terlalu ramai kurang cocok bila dipadukan dalam rumah minimalis. Pertahankan nada warna setiap kali menambah atau mengganti aksesori dan furniture dalam satu ruangan.
Tata setiap aksesori dan furniture dengan cermat, namun usahakan agar ruangan tidak berkesan terlalu penuh karena justru dapat menegaskan kesan minimalis yang ingin diciptakan. Contohnya penataan pigura foto menggunakan pigura yang lebih besar namun dalam jumlah sedikit untuk memberi aksen dalam ruangan.

Selamat mencoba...!

Senin, 05 April 2010

Harmonisasi ruang dengan wallpaper dan cat















Seperti halnya lantai dan plafon, dinding juga merupakan komponen penting interior yang sangat mempengaruhi pembentukan ruangan-ruangan di dalam rumah. Dinding yang di-finishing dengan memperhatikan harmonisasi warna, motif, dan tekstur dapat menghadirkan keindahan dan kenyamanan ke dalam setiap ruangan di rumah Anda. Finishing dinding dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pengecatan dan pemasangan wallpaper, ataupun kombinasi keduanya.

Cat Interior

Ada berbagai nuansa dan tekstur permukaan yang dapat ditimbukan dengan pengecatan. Khusus pengecatan interior ada beragam jenis cat untuk hasil akhir berbeda, diantaranya:

1. Matte Finish

Cat ini digunakan untuk hasil akhir yang halus, mulus, dan tidak mengkilat. Cat jenis ini juga sangat baik untuk menutupi permukaan dinding yang sedikit kasar karena bahannya tidak memantulkan cahaya. Jenis cat ini juga mudah terhapus oleh air sehingga tidak cocok untuk ruangan yang sering terkena air atau harus sering dibersihkan.

2. Matte Enamel

Cat jenis ini memberikan hasil akhir yang sama dengan matte finish hanya saja kandungan bahan enamel membuatnya lebih kuat sehingga dapat lebih sering dibersihkan.

3. Eggshell Finish

Cat jenis ini memberikan hasil akhir seperti cangkang telur, dimana permukaan yang dihasilkan halus dengan sangat sedikit kilauan.

4. Satin Finish

Satin finish ideal untuk diaplikasikan pada dinding kamar mandi, dapur, atau kamar anak-anak karena jenis cat ini tahan air, kotoran dan mudah dibersihkan namun tetap memberi hasil akhir yang sangat halus, lembut, dan sedikit mengkilap seperti beludru.

5. Semi Gloss

Cat semi gloss sangat cocok digunakan pada kusen, pintu, dan jendela karena permukaan yang dihasilkannya sedikit mengkilap sehingga mudah dibersihkan, sedikit menonjol tetapi tidak berkilauan.

Wallpaper

Bila Anda tertarik ingin dinding yang bercorak dan bertekstur, maka wallpaper mungkin adalah pilihan penutup dinding yang tepat. Wallpaper tersedia dalam berbagai pilihan warna, corak, dan tekstur. Biasanya corak wallpaper dibagi ke dalam berbagai tema seperti bunga-bungaan, classic, country, atau tema anak-anak.

Wallpaper dapat digunakan untuk menutup dinding secara keseluruhan ataupun sebagian saja, wallpaper juga dapat digunakan sebagai aksen saja pada dinding yang telah di cat. Dalam memilih corak, pastikan Anda mempertimbangkan corak lantai dan mungkin juga plafon agar tidak saling bertabrakan.

Sebelum memasang wallpaper, Anda perlu membersihkan permukaan dinding dari debu dan kotoran. Selain itu, Anda juga perlu membersihkan dinding dari lapisan cat. Untuk dinding baru, Anda harus memastikan terlebih dahulu, apakah dinding sudah dalam keadaan benar-benar kering. Pengeleman wallpaper juga harus merata. Jika tidak, wallpaper tidak akan rapi dan menggelembung. Jika ingin mengganti wallpaper lama dengan yang baru, jangan menumpuknya. Anda harus terlebih dahulu melepaskan wallpaper lama, kemudian menggantinya dengan yang baru.

Perawatan wallpaper cukup gampang, untuk yang berbahan vinyl cukup dibersihkan dengan lap basah atau dapat disikat jika ada noda membandel, untuk yang berbahan kertas Anda dapat membersihkannya dengan lap kering atau vacuum cleaner.

Selain dengan metode yang paling umum seperti pengecatan dan wallpaper, dinding juga dapat ditutup dengan karpet, kayu, kain, dan berbagai macam pilihan bahan lain yang dapat Anda konsultasikan dengan desainer interior Anda. Apapun warna, motif, dan tekstur yang Anda inginkan, pastikan Anda memilih bahan penutup dinding yang sesuai dengan desain dan fungsi ruangnya, serta ketersediaan waktu dan ketelatenan Anda dalam membersihkan dan merawatnya agar keindahan ruangan Anda tidak menjadi beban.

Selamat mencoba ya...!

Minggu, 04 April 2010

Tangga, jenis dan fungsinya




Tangga merupakan salah satu bagian dari bangunan yang berfungsi sebagai penghubung antara lantai pada bangunan bertingkat .
Syarat-syarat umum tangga ditinjau dari segi :

Penempatan
• diusahakan sehemat mungkin menggunakan ruangan
• mudah ditemukan oleh semua orang
• mendapat cahaya matahari pada waktu siang
• tidak menggangu lalu lintas orang banyak

Kekuatan
• kokoh dan stabil bila dilalui orang dan barang sesuai dengan perencanaan

Bentuknya
• sederhana, layak, sehingga mudah dan cepat pengerjaannya serta murah biayanya.
• Rapih, indah, serasi dengan keadaan sekitar tangga itu sendiri.


Dari segi penggunaan bahan, tangga terbagi atas :

1. Konstruksi tangga kayu,
untuk bangunan sederhana dan semi permanen. Pertimbangan : material kayu ringan, mudah didapat serta menambahkan segi estetika yang tinggi bila diisi dengan variasi profil dan difinishing dengan rapi. Kelemahan : tidak dapat dilalui oleh beban-beban yang berat, lebarnya terbatas, memiliki sifat lentur yang tinggi serta konstruksi tangga kayu tidak cocok ditempatkan di ruang terbuka karena kayu mudah lapuk jika terkena panas dan cahaya.

2. Konstruksi tangga baja
Biasanya digunakan pada bangunan yang sebagian besar komponen-komponen strukturnya terdiri dari material baja. Tangga ini digunakan pada bangunan semi permanen seperti bangunan peruntukan bengkel, bangunan gudang, dan lain-lain. Tangga ini kurang cocok untuk bangunan dekat pantai karena pengaruh garam akan mempercepat proses karat begitupun bila ditempatkan terbuka akan menambah biaya perawatan.

3. Konstruksi tangga beton
Sampai sekarang banyak digunakan pada bangunan bertingkat 2 (dua) atau lebih dan bersifat permanent seperti peruntukan kantor, rumah tinggal, pertokoan.

4. Konstruksi tangga batu/bata


Konstruksi ini mulai jarang digunakan karena sudah ketinggalan dalam bentuk, kekuatan, efisiensi pembuatannya, dana sangat terbatas dalam penempatannya.


Pada gedung ini material tangga yang digunakan menggunakan konstruksi tangga beton.
Adapun bentuk-bentuk tangga yaitu sebagai berikut :

1. Tangga tusuk lurus, kedua boomnya lurus serta sejajar. Semua trade bentuknya sama lebar dan terletak siku pada boom.

2. Tangga tusuk miring, kedua boomnya lurus serta sejajar. Semua trade sama lebar dan terletak miring pada boom.

3. Tangga membilut, kedua boom ada yang lurus dan ada yang melengkung. Semua trade tidak sama lebar serta menyempit pada salah satu sisi, jadi berbentuk trapezium.

4. Tangga dengan seperempatan, penghematan yang lebih besar akan ruangan, bisa berbentuk putaran ¼ lingkaran, bentuk trade-trade sebagai segitiga.

5. Tangga bordes, mempunyai lebih dari 20 buah trade, pada pertengahan tingginya dibuat suatu dataran horizontal, yang dinamai bordes.

6. Tangga berbentuk U dengan menggunakan bordes.

Rabu, 24 Maret 2010

MANFAAT WARNA DAN TEKSTUR SEMEN


Foto: The Residence Jl. Bangka VIII no. 9A
Author: Dyah Sunthy Satiti Wikan (Writer & Reporter - Laras Magazine)
INTRO. Mengekspos semen memungkinkan desain hadir dalam beragam alternatif bercita rasa tinggi yang memanfaatkan warna semen dan variasi tekstur.
Dunia desain interior dan arsitektur tidak pernah terlepas dari idiom warna dan tekstur. Melalui kedua aspek tersebut, desainer atau arsitek berimajinasi dengan kreatif untuk memberikan kualitas desain yang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan kenyamanan pengguna ruang.
IMPRESI. Kenyamanan pengguna ruang tidak hanya secara fisik melalui ruang dengan bentuk fisiknya, tetapi juga kenyamanan rasa yang muncul dari kesesuaian impresi desain dengan karakter pengguna ruang. Inilah bentuk interaksi intens antara bidang-bidang fisik ruang dan kegiatan pengguna ruang, sehingga warna dan tekstur menjadi bagian penting dalam desain yang selalu dipengaruhi oleh tren dan cita rasa.
Dahulu ekspos semen berkesan murah, tidak artistik, dan seakan belum selesai dibangun. Perubahan sudut pandang yang mempengaruhitren membawa sebuah kosakata baru dalam pemanfaatan semen dalam desain. Mengekspos semen bahkan berkesan unik, artistik, natural, dan sophisticated. Kreatifitas para desainer mengolah ekspos material ini berhasil merubah paradigma semen hanya sebagai bahan bangunan untuk kekuatan struktur bangunan.
Desain arsitektur atau interior yang memanfaatkan semen untuk diekspos memberikan kenyamanan pada biaya konstruksi. Membiarkan dinding semen tanpa sapuan cat atau material finishing lainnya berarti penghematan dana yang cukup signifikan. Penampilan permukaan semen yang netral menjadikan material ini cukup fleksibel diaplikasikan dalam beragam gaya desain. Memutuskan mengekspos semen menjadi keputusan bijak dengen kenyamanan yang optimal.
WARNA. Di pasaran terdapat semen dengan beragam warna. Jenis semen inilah yang biasanya digunakan untuk nat (isian) antar keramik. Sementara, istilah semen secara awam lebih mengarah pada semen portland yang butirannya berwarna abu-abu. Perbedaan warna yang mungkin muncul dalam aplikasi semen dipengaruhi oleh seberapa banyak kadar campurannya, semisal pasir dan air. Oleh karena itu, warna bukan indikasi kekuatan dari material semen.
Keunikan material semen ketika mengering adalah warnanya yang tidak merata. Warna dominan abu-abu menjadikan material ini tidak menyulitkan penggunaan warna tertentu dari furnitur atau pengisi ruang. Desain interior memanfaatkan warna semen untuk memberikan dinamika dalam atmosfer ruang. Ruang tidak dibiarkan terasa kosong, steril, dan membosankan, tetapi memiliki sentuhan kehidupan yang menjadikan ruang terasa lebih manusiawi dan lebih mendekati persepsi akan kenyamanan.
Sementara arsitektur memanfaatkan karakter warna ini untuk berinteraksi dengan warna-warna alam di lingkungan sekitar. Sebuah usaha untuk menciptakan nuansa keselarasan antara bangunan dan lingkungan sekitar. Kesan awal yang seakan bersifat industrial dan raw (mentah) berubah sejalan dengan waktu, ketika berinteraksi dengan iklim dan cuaca. Karakter warna semen pun menguat, elegan, dan lebih bercerita.
TEKSTUR. Selain warna, semen mampu menghasilkan beragam tekstur dari ekspresi tekstur yang sederhana tetapi unik hingga tekstur artistik dengan cita rasa yang tinggi. Masa ketika dinding di-aci agar menghasilkan permukaan yang halus dan rapi sudah tidak mutlak dilakukan. Saat ini dinding kasar sebelum di haluskan menjadi referensi untuk menghadirkan tekstur kasar tersebut sebagai hasil akhir. Dari sini tercipta beragam tekstur semen dengan memanfaatkan alat-alat praktis di sekeliling kita.
Eksplorasi desainer dan arsitek pada aplikasi tekstur dari semen ini memberikan kontribusi besar bagi kosakata desain. Tekstur bergaris-garis, goresan tak teratur, melingkar-lingkar, dan masih banyak lagi ekspresi tekstur yang bisa dibentuk dari semen. Tidak hanya berhenti pada penggunaan kuas, patahan triplek, sisir, atau tangan, tetapi beragam teknik aplikasi semen pada dinding berhasil menambah alternatif tekstur. Untuk desain yang lebih natural, desainer bahkan memanfaatkan daun, batu, atau telapak kaki untuk menguatkan nuansa tersebut.
Semua itu membutuhkan kreatifitas, keberanian, dan citarasa yang tinggi untuk memilih ekspresi warna dan tekstur yang proporsional dalam komposisi desain kompleks. Aplikasi tekstur semen ini juga tidak terbatas pada dinding saja, tetapi lantai, langit-langit, dan jalan setapak juga menjadi media yang memungkinkan untuk menghadirkan tekstur semen yang unik dan berkarakter.
Pemilihan material pendamping ekspos warna dan tekstur semen ini tentu saja memiliki peranan penting dalam keberhasilan desainer memberikan desain yang mendekati kenyamanan pengguna. Kenyamanan secara fisik, visual, dan rasa. Sementara itu tidak membutuhkan bidang yang luas untuk mendapatkan efek yang signifikan dari warna dan tekstur semen. sebagai aksentuasi, semen juga bisa menjadi fokus visual. Dalam hal ini perencanaan secara detail, komprehensif, dan proporsional diperlukan agar semen yang ditampilkan bisa memberikan impresi yang optimal dan well designed pada arsitektur atau interior. Dengan kreatifitas dan citarasa yang tinggi, mencari tektur semen yang baru sungguh tidak terbatas. (SUN)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More